100 Mahasiswa Ikuti Pelatihan Bela Negara di AAU


2017-08-03

SLEMAN – Sebanyak 100 mahasiswa mengikuti pelatihan kepemimpinan selama sehari penuh di Ksatrian Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Kamis (3/8/2017). Para peserta merupakan mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) dari berbagai jurusan yang tergabung dalam kepanitian Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK) Bela Negara pada 14 – 19 Agustus 2017.  Mereka dilatih untuk mempersiapkan dalam mendampingi mahasiswa baru dalam mengenal lingkungan kampus bela Negara.

Para peserta dibimbing langsung oleh para instruktur dari Akademi Angkatan Udara. Serangkaian pelatihan yang diberikan meliputi pengembangan karakter, disiplin, wawasan kebangsaan dan bela negara.

Salah satu pelatih, Mayor Adm. Raharjo mengatakan pelatihan yang diberikan untuk membina dan melatih diri para peserta dalam bersikap, bertindak, dan berperilaku sebagai seorang pemimpin. Nantinya pelatihan tersebut akan diimplemantasikan dalam kehidupan sehari-hari baik menjadi mahasiwa atau bermasyarakat.

“Untuk materi kepemimpinan ada sesi psikologi yang terdapat permainan untuk memancing keberanian dalam menyampaikan ide, koordinasi,  bertangung jawab terhadap teman-teman. Kita menerapkan model yang sama dengan yang lain,” Ujarnya usai memberikan pembekalan kepada para peserta.

Mayor Adm. Rajarjo yang juga Dosen di Akademi Angakatan Udara tersebut menyampaikan jika pelatihan kepemimpinan merupakan salah satu cara meningkatkan kemampuan dan kecakapan para siswa sebagai bagian dari proses belajar.

Sementara itu, di tempat terpisah Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr.Ir.Singgih Saptono,M.T mengatakan pelatihan ini untuk memperkuat rasa kebangsaan dan cinta tanah air pada kalangan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

“Ini menjadi bekal yang sangat berguna untuk mempersiapkan karakter pemimpin yang tangguh, berkarakter dan memiliki integritas tinggi terhadap bangsa,” tuturnya di Kampus UPN Condong Catur.

Singgih menuturkan pada PKK UPNVY bela negara dijadikan materi utama pendidikan karakter. Pendidikan tersebut antara lain penegakan nilai-nilai disiplin, kejuangan, kreativitas, cinta tanah air, dan komitmen dalam menjaga empat pilar kebangsaan Indonesia. Pelatihan ini akan menjadi bekal untuk membangun bangsa dan negara Indonesia tercinta dengan dilandasi jiwa disiplin, kejuangan, dan kreativitas. (wwj/humas)